WEEDING (PENYIANGAN) BAHAN PUSTAKA


WeedingCLC

Pengguna yang dilayani perpustakaan akan berubah kebutuhannya dari waktu kewaktu. Sebagai contoh perguruan tinggi mungkin berubah kurikulumnya, ataupun dengan adanya kemajuan-kemajuan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, maka sebagian materi bahan pustaka menjadi usang (Yulia: 1998).

Menurut Lasa (2005) penyiangan (weeding) adalah upaya pengeluaran sejumlah koleksi dari perpustakaan karena dianggap tidak relevan lagi, terlalu banyak jumlah eksemplarnya, sudah ada edisi baru, atau koleksi itu termasuk terbitan yang dilarang. Koleksi ini dapat ditukarkan dengan koleksi perpustakaan lainnya, dihadiahkan, atau dihancurkan untuk pembuatan kertas lagi.

Penyiangan koleksi (weeding) adalah kegiatan pemindahan/penarikan/ pengeluaran bahan pustaka yang kurang atau sudah tidak dimanfaatkan oleh pengguna ke gudang/tempat penyimpanan (Nurjanah, 2010). Menurut Spiller (1999) dalam Winoto (2004), penyiangan diartikan sebagai kegiatan pemindahan koleksi dari satu tempat ke tempat lain, pencabutan koleksi dari jajarannya atau, penyimpanan suatu koleksi ke tempat yang tidak diperuntukkan bagi untuk umum. Continue reading

Advertisements

SISTEM KLASIFIKASI PERPUSTAKAAN


librarymap sistem

Klasifikasi di perpustakaan dimaksudkan untuk memudahkan masyarakat pemakai dalam memilih dan mendapatkan buku atau bahan pustaka yang diperlukan secara cepat dan tepat. Untuk setiap buku yang dimiliki perpustakaan harus melalui proses klasifikasi sebelum dilayankan kepada masyarakat. Untuk melakukan proses klasifikasi di perpustakaan sudah ada cara-cara tertentu yang merupakan hasil kesepakatan secara nasional maupun internasional (Suwarno, 2007:65).

Klasifikasi adalah pengelompokkan yang sistematis dari pada sejumlah obyek, gagasan, buku atau benda-benda lain ke dalam kelas atau golongan tertentu berdasarkan ciri-ciri yang sama (Towa, 2009:1). Sistem klasifikasi ini bermacam-macam antara lain; Dewey Decimal Classification (DDC), Universal Decimal Classification (UDC), serta Library of Congress Classification (LCC) dan perluasannya (Lasa HS, 2002: 27). Continue reading

DEFINISI KLASIFIKASI PERPUSTAKAAN


klasifikasi perpustakaan

Secara Etimologi, Klasifikasi berasal dari bahasa inggris dari kata “classification” dan kata ini berasal dari kata “to classy” yang berarti menggolongkan dan menempatkan benda-benda di suatu tempat. Menurut Wikipedia, Klasifikasi merupakan kata serapan dari Bahasa Belanda, classificatie, yang sendirinya berasal dari bahasa Prancis classification. Istilah ini menunjuk kepada sebuah metode untuk menyusun data secara sistematis atau menurut beberapa aturan atau kaidah yang telah ditetapkan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, klasifikasi /kla·si·fi·ka·si/ n adalah penyusunan bersistem dalam kelompok atau golongan menurut kaidah atau standar yang ditetapkan. Selain itu, Ernest Cushing Richardson juga menjelaskan Klasifikasi adalah kegiatan mengelompokkan dan menempatkan barang-barang. Sedangkan dalam Harrolds Librarians Glossary menyebutkan bahwa klasifikasi adalah pengelompokkan benda secara logis menurut ciri-ciri kesamaannya Continue reading

DEFINISI PATHFINDER LIBRARY (PANDUAN PUSTAKA)


panduan pustaka pathfinder

Dalam Kamus Besar bahasa Indonesia Istilah “pathfinder” berasal dari kata “path” yang berarti “jalan sempit/kecil” dan “finder” yang berarti “penemu” jadi secara harfiah artinya penemu jalan kecil. Sedangkan istilah sebenarnya adalah “Library pathfinder” yang diterjemahkan menjadi panduan pustaka yang berarti checklist pengantar untuk subjek-subjek tertentu dan didesain untuk membimbing pemustaka pada tahapan awal penelusuran literatur. Pathfinder perpustakaan adalah daftar referensi untuk sumber-sumber dasar yang mewakili berbagai bentuk di mana informasi mengenai topik tertentu dapat ditemukan. Selain itu, Pathfinder dapat diartikan juga sebuah panduan untuk membantu melakukan penelusuran tentang buku-buku atau dokumen-dokumen terkait. Jadi dapat disimpulkan menurut Arie Nugraha dalam dicarve.blogspot.co.id, pathfinder adalah panduan yang disusun oleh pustakawan, yang berisikan daftar-daftar sumber informasi dalam berbagai bentuk, seperti buku, website, jurnal, jurnal online, dll. mengenai topik tertentu, untuk membantu pemustaka mendapat sumber yang tepat mengenai topik tertentu. Continue reading