SISTEM KLASIFIKASI PERPUSTAKAAN


librarymap sistem

Klasifikasi di perpustakaan dimaksudkan untuk memudahkan masyarakat pemakai dalam memilih dan mendapatkan buku atau bahan pustaka yang diperlukan secara cepat dan tepat. Untuk setiap buku yang dimiliki perpustakaan harus melalui proses klasifikasi sebelum dilayankan kepada masyarakat. Untuk melakukan proses klasifikasi di perpustakaan sudah ada cara-cara tertentu yang merupakan hasil kesepakatan secara nasional maupun internasional (Suwarno, 2007:65).

Klasifikasi adalah pengelompokkan yang sistematis dari pada sejumlah obyek, gagasan, buku atau benda-benda lain ke dalam kelas atau golongan tertentu berdasarkan ciri-ciri yang sama (Towa, 2009:1). Sistem klasifikasi ini bermacam-macam antara lain; Dewey Decimal Classification (DDC), Universal Decimal Classification (UDC), serta Library of Congress Classification (LCC) dan perluasannya (Lasa HS, 2002: 27).

LIBRARY OF CONGRESS CLASSIFICATION (LCC)

Sistem klasifikasi ini digunakan karena adanya kepentingan perpustakaan “Kongres Amerika” yang memiliki koleksi yang begitu besar jika menggunakan sistem klasifikasi yang lain akan dirasa kurang sesuai. Pada tahun 1899 perpustakaan kongres tersebut yang dikepalai oleh Dr. Herbert Puitman yang telah mengadakan perubahan besar-besaran karena pengaruh sistem klasifikasi Melvile Louise Kossuth Dewey.

Sistem klasifikasi ini menggunakan kode huruf untuk menunjukkan subjek tertentu. Sistem ini membagi semua pengetahuan ke dua puluh satu kelas dasar, masing-masing diidentifikasi oleh satu huruf dari alfabet. Sebagian besar kelas abjad dibagi lagi menjadi subkelas yang lebih spesifik, diidentifikasi oleh dua huruf, atau kadang-kadang tiga huruf. lihat selengkapnya

UNIVERSAL DECIMAL CLASSIFICATION (UDC)

Sistem UDC merupakan penyederhanaan dan perluasan system klasifikasi DDC yang disusun oleh British Standard Institution (BSI), dibawah pengawasan International Federation for Documentation (FID). Pemikiran dadakan perluasan itu diprakarsai oleh Paul Otlet dan La Fontaine (keduanya orang Belgia) pada tahun 1895.

Fitur UDC adalah kemampuannya untuk mengekspresikan pelajaran bukan hanya sederhana namun hubungan antara subjek. Fasilitas ini ditambahkan ke struktur hierarkis, di mana pengetahuan dibagi menjadi sepuluh kelas, maka masing-masing kelas dibagi menjadi bagian-bagian logis, masing-masing subdivisi kemudian dibagi lagi, dan seterusnya. Semakin rinci pembagian tersebut, semakin lama jumlah yang mewakili itu. lihat selengkapnya

DEWEY DECIMAL CLASSIFICATION (DDC)

Sistem ini disusun oleh Melvil Dewey pada tahun 1873 dan pertama kali diterbitkan pada tahun 1876. DDC ini diterbitkan oleh OCLC Perpustakaan Pusat Komputer Online, Inc OCLC memiliki semua hak cipta dalam Klasifikasi Desimal Dewey, dan lisensi sistem untuk berbagai penggunaan. DDC adalah sistem klasifikasi yang paling banyak digunakan di dunia. Perpustakaan di lebih dari 135 negara menggunakan DDC untuk mengatur dan menyediakan akses ke koleksi mereka, dan nomor DDC yang ditampilkan dalam bibliografi nasional lebih dari 60 negara.

DDC mencakup keseluruhan ilmu pengetahuan yang dibuat dalam susunan yang sistematis dan teratur. Pembagian ilmu pengetahuan dimulai dari koleksi utama yang masing-masing dirinci lagi menjadi bagian-bagian yang lebih kecil, yakni menjadi suatu urutan yang logis dan biasanya dimulai dari yang bersifat umum ke yang bersifat khusus. Dengan demikian, DDC terdiri atas kelas utama, devisi, seleksi, dan subselekesi yang dirinci lagi secara lebih detail. lihat selengkapnya

One thought on “SISTEM KLASIFIKASI PERPUSTAKAAN

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s