APLIKASI PERPUSTAKAAN DIGITAL OPENSOURCE


perpustakaan digital

Apa itu perpustakaan digital?

William arm mendefiniskan perpustakaan digital sebagai kumpulan informasi yang dikelola, dengan layanan asosiasi dimana informasi disimpan dalam format digital dan dapat diakses melalui jaringan.

Library is a managed collection of information, with associated services, where the information is stored in digital formats and accessible over a network.

Sedangkan Levy and Marshall (1995) menjelaskan bahwa perpustakaan digital adalah koleksi yang mengandung dokumen permanen yang didasarkan pada teknologi digital dan digunakan oleh individu yang bekerja sendiri.

Digital libraries are collections containing fixed, permanent documents which are based on digital technologies and are used by individuals working alone.

Lesk (dalam Pendit, 2007) memandang perpustakaan digital secara umum sebagai kumpulan informasi digital yang tertata. Arms (dalam Pendit, 2000) memperluas sedikitnya dengan menambahkan bahwa koleksi tersebut disediakan sebagai jasa dengan memanfaatkan jaringan informasi.

Apa itu opensource?

opensource
opensource

Dalam wikipedia, Sumber terbuka (Inggris: open source) adalah sistem pengembangan yang tidak dikoordinasi oleh suatu individu / lembaga pusat, tetapi oleh para pelaku yang bekerja sama dengan memanfaatkan kode sumber (source-code) yang tersebar dan tersedia bebas (biasanya menggunakan fasilitas komunikasi internet). Pola pengembangan ini mengambil model ala bazaar, sehingga pola Open Source ini memiliki ciri bagi komunitasnya yaitu adanya dorongan yang bersumber dari budaya memberi, yang artinya ketika suatu komunitas menggunakan sebuah program Open Source dan telah menerima sebuah manfaat kemudian akan termotivasi untuk menimbulkan sebuah pertanyaan apa yang bisa pengguna berikan balik kepada orang banyak.

Pola Open Source lahir karena kebebasan berkarya, tanpa intervensi berpikir dan mengungkapkan apa yang diinginkan dengan menggunakan pengetahuan dan produk yang cocok. Kebebasan menjadi pertimbangan utama ketika dilepas ke publik. Komunitas yang lain mendapat kebebasan untuk belajar, mengutak-ngatik, merevisi ulang, membenarkan ataupun bahkan menyalahkan, tetapi kebebasan ini juga datang bersama dengan tanggung jawab, bukan bebas tanpa tanggung jawab.

Aplikasi atau software perpustakaan digital adalah sebagai berikut:

1. Fedora (Flexible Extensible Digital Object Repository Architecture)

fedora perpustakaan digital
fedora perpustakaan digital

Fedora adalah sebuah layanan terpusat yang menyediakan penyimpanan objek digital yang sekaligus terintegrasi dengan keamanan, metadata, semantik ataupun kolaborasi yang sangat dibutuhkan di era Web 2.0 saat ini. Fedora Commons merupakan aplikasi berbasis opensource dibawah lisensi Mozilla Public License. Aplikasi ini menggunakan basis J2EE (Tomcat) dan Axis sebagai kerangka software untuk mendukung web service. Basic pengembangan Fedora dilakukan dengan pendekatan SOA (Service Oriented Architecture).

2. Eprints

eprints perpustakaan digital
eprints perpustakaan digital

EPrints adalah perangkat lunak opensource yang dikembangkan oleh School of Electronics and Computer Science, University of Southampton, England United Kingdom. Aplikasi ini berbasis web yang digunakan untuk membangun sebuah repository karena itu membutuhkan aplikasi pendukung utama seperti Apache, MySQL, Perl dan mod_perl. EPrints pertama kali dirilis pada tahun 2000 dengan versi 1.0 yang disponsori oleh CogPrints dan didukung oleh OAI 0.2, tetapi sekarang didukung oleh Komite Bersama Sistem Informasi (JISC), sebagai bagian dari open citation project oleh NSF.

3. GDL (Ganesha Digital Library)

GDL
GDL

GDL merupakan aplikasi perpustakaan digital berbasis web yang dikembangkan oleh Knowledge Management Research Group (KMRG) Institut Teknologi Bandung. GDL merupakan program opensource dengan lisensi GPL. Aplikasi ini bisa dijalankan pada sistem operasi windows dan semua distro linux, sedangkan aplikasi pendukungnya adalah APACHE sebagai web server, PHP sebagai software aplikasi pemrograman, dan MySQl sebagai databasenya.

4. Greenstone

greenstone
greenstone

Greenstone merupakan software yang dikembangkan melalui proyek pengembangan perpustakaan Digital New Zealand (New Zealand Digital Library Project) dibawah koordinasi Ian H. Witten dari University of Waikato New Zealand tahun 2004. Greenstone Digital Library Software (GDLS) juga merupakan suatu software bersifat “free open-source yang dapat digunakan untuk pengembangan layanan perpustakaan digital. Untuk dapat menjalankan aplikasi ini, GSDL mensyaratkan Apache Web Server atau MS Internet Information Server dan Java Runtime Environment.

5. Dspace

dspace
dspace

Dspace merupakan program aplikasi repository yang dapat mengambil, menyimpan, mengindeks, mem-preservasi dan menyalurkan karya-karya intelektual dari penelitian universitas dalam bentuk digital. DSpace dibangun dan dikembangkan oleh Massachusetts Institute of Technology (MIT) Libraries and Hewlett-Packard (HP). Apliaksi pendukung yang dibutuhkan untuk menjalankan Dspace adalah openjdk, Java, Apache Ant, Apache Tomcat dan PostgreSQL.

Referensi:

Knowledge Management Research Group. Manual GDL 42. kmrg.itb.ac.id/manualGDL42.pdf

Pendit, Putu Laxman (Ed.). 2007. Perpustakaan Digital: Sebuah Impian dan Kerja Bersama. Jakarta: Sagung Seto.

EPrints for Digital Repositories. what it Eprints?. http://wiki.eprints.org/w/EPrints_Manual

New Zealand Digital Library Project. Welcome to GreenstoneWiki: Documentation for Greenstone. http://wiki.greenstone.org/wiki/index.php/Main_Page

DuraSpace. DSpace Wiki. https://wiki.duraspace.org/display/DSPACE/Home

Wikipedia. Sumber terbuka. id.wikipedia.org/wiki/Sumber_terbuka

One thought on “APLIKASI PERPUSTAKAAN DIGITAL OPENSOURCE

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s