INFORMASI PERPUSTAKAAN

perpustakaan, perpustakaan digital, otomasi perpustakaan, teknologi informasi, sistem informasi

ONLINE PUBLIC ACCESS CATALOGUE (OPAC): PENGANTAR


OPAC2

Corbin (1985) menyatakan bahwa OPAC merupakan katalog yang berisikan cantuman bibliografi dari koleksi satu atau beberapa perpustakaan, disimpan pada magnetic disk atau media rekam lainnya, dan dibuat tersedia secara online, dan sebagai sarana untuk dapat memeriksa status dari suatu bahan perpustakaan. Sedangkan Horgan (1994) menyatakan, OPAC adalah suatu sistem temu kembali informasi, dengan satu sisi masukan (input) yang menggabungkan pembuatan file cantuman dan indeks. Hal ini menghasilkan pangkalan data yang dapat ditelusur sebagai sisi keluaran (output) dari sistem. OPAC menyediakan akses umum kepada file pangkalan data yang dimiliki perpustakaan. Melalui OPAC pengguna berinteraksi untuk memeriksa isi file yang ada. Sementara itu Feather (1997) menyatakan bahwa OPAC adalah suatu pangkalan data cantuman bibliografi yang biasanya menggambarkan koleksi perpustakaan tertentu. Continue reading

01/04/2014 Posted by | HOME, LIBRARY, LIBRARY SCIENCE | , , , | Leave a comment

SEJARAH PERKEMBANGAN ONLINE PUBLIC ACCESS CATALOGUE (OPAC)


Don R. Swanson

Don R. Swanson

Shiao-Feng Su (1994) menyatakan, perkembangan sistem OPAC dipengaruhi oleh visi Don Swanson. Pada tahun 1964 Swanson menerbitkan artikel dengan judul Dialogues with Catalog, yang mempresentasikan pemikirannya tentang bagaimana seharusnya sistem katalog perpustakaan di masa mendatang. Swanson secara cemerlang menguraikan interaksi (dialogue) yang ideal diantara seorang pengguna perpustakaan dengan console,(suatu jenis terminal yang dapat menemu balikkan berbagai jenis informasi bibliografi, dan mungkin informasi lainnya). Melalui console, pengguna akan dapat berdialog dengan pangkalan data, dan melakukan penelusuran informasi. Pengguna diharapkan akan merasa puas terhadap dialog tersebut, karena informasi bibliografis yang dibutuhkan dapat diperoleh lebih cepat. Continue reading

02/03/2014 Posted by | HOME, LIBRARY, LIBRARY SCIENCE | | Leave a comment

KOMPONEN SISTEM TEMU KEMBALI INFORMASI


pada prinsipnya menurut Houghton (1977) sistem temu kembali informasi adalah penelusuran yang merupakan interaksi antara pemakai dan sistem dan pernyataan kebutuhan pengguna diekspresikan sebagai suatu istilah tertentu. Selanjutnya dinyatakan bahwa komponen fundamental dari sistem temu kembali informasi adalah sebagai berikut:

  1. penyimpanan (storage), yaitu menyangkut analisis subjek oleh pengindeks dan penerjemahan dari istilah ke dalam bahasa pengindeksan oleh sistem.
  2. proses temu kembali (retrieval), yaitu berkaitan dengan analisis dan pernyataan penelusuran; penerjemahan pertanyaan dalam bahasa pengindeksan oleh sistem; serta formulasi dari strategi penelusuran diekspresikan sebagai suatu istilah tertentu.

Lancaster (1979) dan Doyle (1975) memandang sistem temu-kembali informasi dalam konteks siklus transfer informasi, mengatakan bahwa suatu sistem temu-kembali informasi merupakan subsistem (tahap luaran) dari sistem informasi. Lancaster juga mengatakan bahwa sistem temu-kembali informasi terdiri dari enam subsistem: Continue reading

01/02/2014 Posted by | HOME, LIBRARY, RETRIEVAL | , | Leave a comment

JENIS, FUNGSI DAN TUJUAN SISTEM TEMU KEMBALI INFORMASI


Perkembangan Temu Kembali Informasi dari sisi user task ada 2 jenis yaitu:

  1. Model Klasik.
    1. Model Boolean : merupakan model sistem temu kembali informasi sederhana yang berdasarkan atas teori himpunan dan aljabar boolean
    2. Model Vector Space : merupakan model sistem temu kembali informasi yang merepresentasikan dokumen dan query dalam bentuk vektor dimensional
    3. Model Probabilistic : merupakan model sistem temu kembali informasi yang menggunakan framework probabilistik
  2. Model Terstruktur
    1. Non Overlapping List: Sistem yang menggunakan model ini akan membagi-bagi dokumen sebagai “wilayah teks” tertentu.
    2. Proximal Nodes: model ini menggunakan struktur indeks yang memiliki hirarki independen (non-flet) terhadap sebuah dokumen.

Taksonomi model sistem temu kembali informasi

Model IR

Model IR

Continue reading

02/01/2014 Posted by | HOME, LIBRARY, LIBRARY SCIENCE, RETRIEVAL | | Leave a comment

DEFINISI SISTEM TEMU KEMBALI INFORMASI


001

Menurut Kochen yang dikutip oleh Pendit (2008) dalam kamus bahasa inggris, kata retrieve berhubungan dengan 2 hal yaitu upaya untuk mengingat dan upaya mencari sesuatu untuk dipakai kembali. Kochen juga menjelaskan, kata retreve yang dikaitkan dengan IR (Information retrieval) yaitu upaya membantu pengguna sistem komputer menemukan dokumen yang dicari. Lebih spesifik lagi, kemampuan komputer tersebut dikaitakan dengan recall (mengingat). Pendit (2008) menambahkan, dalam bahasa indonesia kata retrieve diterjemahkan menjadi temu kembali. Jadi kata Information Retrieval diterjemahkan sebagai temu kembali informasi. Continue reading

03/12/2013 Posted by | HOME, LIBRARY, LIBRARY SCIENCE, RETRIEVAL | | Leave a comment

PERKEMBANGAN SISTEM TEMU KEMBALI INFORMASI


1. Periode Peningkatan Kebutuhan (Increased Demand) 1940 – 1950an.

Hans Peter Luhn

Hans Peter Luhn

Periode ini adalah saat terjadinya perang Dunia ke 2 dimana muncul keperluan untuk laporan dan dokumen teknis dari penelitian yang menyangkut persenjataan. Akibatnya pertumbuhan laporan meningkat pesat dan membuat laporan tersebut sulit ditemukan apabila dibutuhkan. Padahal pada saat itu sudah menggunakan skema klasifikasi dan subject heading (urutan abjad dan hirarkis) namun cara lama tersebut dianggap tidak bisa mengatasi permasalahan dan juga pengerjaannya dilakukan secara manual jadi tidak efisien. kejadian ini membuat Vannevar Bush risau dan mengajak orang berpikir bagaimana membuat sistem simpan dan temu kembali yang efisien. Beberapa tahun kemudian tepatnya pada tahun 1948, Hans Peter Luhn menciptakan electronic searching selector dan karena penemuannya itu, dia dianggap sebagai orang pertama yang membuat aplikasi komputer untuk bidang temu kembali informasi. Lalu perkembangan selanjutnya pada tahun 1951, Alberto F. Tompson dan Mortimer Taube memperkenalkan coordinated indexes yang berbasis uniterm (keyword) dan mengaplikasikan logika boolean yang diterapkan pada bidang komputer. Continue reading

15/11/2013 Posted by | HOME, LIBRARY, LIBRARY SCIENCE, RETRIEVAL | | Leave a comment

KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI


Dari segi Etimologi, kata sistem sebenarnya berasal dari Bahasa Yunani yaitu “Systema”, yang dalam Bahasa Inggris dikenal dengan “SYSTEM”, yang mempunyai satu pengertian yaitu sehimpunan bagian atau komponen yang saling berhubungan secara teratur dan merupakan satu keseluruhan yang tidak terpisahkan. Menurut filsuf Stoa, bahwa sistem adalah gabungan dari keseluruhan langit dan bumi yang bekerja bersama-sama, sehingga dapat kita lihat bahwa sistem terdiri dari unsur-unsur yang bekerja sama membentuk suatu keseluruhan dan apabila salah satu unsur tersebut hilang atau tidak berfungsi, maka gabungan keseluruhan tersebut tidak dapat lagi kita sebut suatu sistem.

Ada beberapa definisi dari sistem menurut para ahli, yaitu:

  1. Dalam kamus Besar bahasa Indonesia (1989) sudah dijelaskan bahwa Sistem adalah sekumpulan unsur / elemen yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai suatu tujuan.
  2. Mcleod (2004) mengatakan bahwa sistem adalah sekelompok elemen-elemen yang terintegrasi dengan tujuan yang sama untuk mencapai tujuan.
  3. Buckley menjelaskan bahwa Sistem adalah suatu kebulatan atau totalitas yang berfungsi secara utuh, disebabkan adanya saling ketergantungan diantara bagian-bagiannya.
  4. H. Kerzner mengutarakan Sistem adalah sekelompok komponen yang terdiri dari manusia dan/atau bukan manusia (non-human) yang diorganisir dan diatur sedemikian rupa sehingga komponen-komponen tersebut dapat bertindak sebagai satu kesatuan dalam mencapai tujuan, sasaran bersama atau hasil akhir.
  5. Menurut Ludwig Von Bartalanfy, Sistem merupakan seperangkat unsur yang saling terikat dalam suatu antar relasi diantara unsur-unsur tersebut dengan lingkungan.
  6. Menurut Anatol Raporot, Sistem adalah suatu kumpulan kesatuan dan perangkat hubungan satu sama lain.
  7. Menurut L. Ackof, Sistem adalah setiap kesatuan secara konseptual atau fisik yang terdiri dari bagian-bagian dalam keadaan saling tergantung satu sama lainnya. Continue reading

07/10/2013 Posted by | HOME, LIBRARY, RETRIEVAL | | Leave a comment

RINGKASAN UU RI NO 11 TAHUN 2008 TENTANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK


hukum informasi dan transaksi elektronik

hukum informasi dan transaksi elektronik

Dalam undang-undang tentang informasi dan transaksi elekstronik pada BAB 1 Pasal 1 menjelaskan tentang pengertian Informasi Elektronik, Transaksi Elektronik, Teknologi Informasi, Dokumen Elektronik, Sistem Elektronik, Penyelenggaraan Sistem Elektronik, Jaringan Sistem Elektronik, Agen Elektronik, Sertifikat Elektronik, Penyelenggara Sertifikasi  Elektronik, Lembaga Sertifikasi Keandalan, Tanda Tangan Elektronik, Penanda Tangan, Komputer, Akses, Kode Akses, Kontrak Elektronik, Pengirim, Penerima, Nama  Domain, Orang, Badan Usaha dan Pemerintah. Undang-Undang ini berlaku untuk setiap Orang yang melakukan perbuatan hukum.

Asas dari undang-undang ini pada BAB II Pasal 3 adalah kepastian hukum, manfaat, kehati-hatian, iktikad baik, dan kebebasan memilih teknologi. Tujuannya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, mengembangkan perdagangan dan perekonomian nasional, meningkatkan efektivitas dan efisiensi, membuka kesempatan kepada setiap Orang, memberikan rasa aman, keadilan, dan kepastian hukum. Continue reading

12/08/2013 Posted by | HOME, LIBRARY, LIBRARY SCIENCE | | Leave a comment

METADATA


data tentang data

metadata

Definisi metadata secara sederhana dapat diartikan sebagai data tentang data (data about data). Namun definisi tersebut masih belum lengkap karena metadata tidak sesederhana itu. Salah satu ciri dari metadata adalah data tersebut harus terstruktur. Jadi definisi yang tepat untuk menggambarkan metadata adalah data terstruktur tentang data (structured data about data). Definisi tersebut masih sederhana dan belum sepenuhnya menjelaskan lebih detail tentang metadata. Task Force on Metadata CC:DA (committee on cataloguing: description and access) dari ALA (American library association) menjelaskan secara lebih detail tentang metadata yaitu data yang terstruktur, ditandai dengan kode agar dapat diproses oleh komputer, mendeskripsikan ciri-ciri satuan-satuan pembawa informasi, dan membantu identifikasi, penemuan, penilaian dan pengelolaan satuan pembawa informasi tersebut. Continue reading

03/08/2013 Posted by | DIGITAL LIBRARY, HOME, LIBRARY | | Leave a comment

DSPACE REPOSITORY


dspace

Dspace adalah aplikasi perpustakaan digital berbasis free software yang dikembangakan pada tahun 2002 dengan kerja sama antara Massachusetts Institute of Technology (MIT) Libraries dan Hawlett-Packard (HP) dengan rilis software pertama versi 1.0. Proyek ini bermula pada tahun 2000, HP memberikan dana sebesar 1,8 milliar dolar selama 2 tahun untuk membangun arsip digital untuk MIT yang telah mengelola 10.000 artikel yang dihasilkan setiap bulan oleh pengarang di MIT. Selanjutnya pada tahun 2007, terbentuklah Dspace foundation sebagai organisasi non-profit untuk memberikan dukungan kepada komunitas-komunitas yang mucul dari intitusi-institusi yang menggunakan aplikasi Dspace. Continue reading

30/07/2013 Posted by | DIGITAL LIBRARY, LIBRARY | | 3 Comments

Ilmu Perpustakaan & Informasi

diskusi dan ulasan ringkas

Simply's Blog

Just a Simply I am

Berita Perpustakaan

Pustaka, Pustakawan, Pemustaka, Perpustakaan dan Buku

emosikita

kehidupan yang butuh solusi

Perpustakaan HARAPAN BANGSA

Perpustakaan Gratis dan Pusat Taman Belajar Masyarakat Desa | Alamat Sekretariat : Jl. Klengkeng 9 A dusun Buntaran Desa Belung Rt 03 rw 05 Kecamatan Poncokusumo kab. Malang telpon(0341)9463046 | sms 0812 1682 6657

pelangisejutawarna

melihat sisi lain dari sebuah komunitas

Retnoyuniarti's Blog

Just another WordPress.com site

stkadasaputra

Just another WordPress.com site

Masduky's Blog

Simple Life SImple Problem

Perpustakaan Harapan Bangsa

Build a free library for rural communities and invite them good at reading, writing until a glorious civilization. Membangun perpustakaan desa gratis untuk majunya peradaban mulia

coretanku...

berupaya menjadi bagian penting dari perubahan

Syifaun Nafisah

Be Happy Guys...

Mutammimah Annisa

kupas tuntas semua tentang perpustakaan

moqo blog

salah satu blogger yang paling egois di dunia

Komunitas Slims Kudus

Bersama Mewujudkan Perpustakaan Unggulan

INFORMASI PERPUSTAKAAN

perpustakaan, perpustakaan digital, otomasi perpustakaan, teknologi informasi, sistem informasi

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 649 other followers

%d bloggers like this: